DPP Gempar NKRI Tantang Dany Pomanto Berkomentar Terkait Puskesmas Batua, Jangan Cuma Berani Komentar Korupsi Bansos Covid-19 Pemkot

Ketua GEMPAR,Akbar Lolo


RealitaKini.Com-Kota Makassar,Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Masyarakat dan Pemuda Anti Korupsi (GEMPAR) NKRI, Akbar Polo Menantang Danny Pomanto Walikota Makassar untuk membongkar atau berkomentar terkait Kasus Pembangunan Puskesmas Batua Makassar yang diduga terjadi mark-up berindikasi korupsi menyebabkan kerugian negara milyaran rupiah.Senin,(1/2/2021)


Akbar Polo Berharap kepada Wali Kota Makassar terpilih, Danny Pomanto Jangan menaruh dendam kepada orang, karena dimasa bapak memimpin Walikota makasaar banyak juga kasus yang berindikasi Korupsi, seperti yang terjadi pada kasus Fee 30% , menyeret dua bersaudara yang ditahan LP Gunung Sari, kasus Pohon Ketapang.


Terkait komentar Bapak Dany Pomanto seperti dikutip Media online  Fajar.id, selasa (26/01/2021), bahwa Wali Kota Makassar terpilih, Danny Pomanto memastikan akan membongkar kasus mark up bantuan sosial yang ditengarai jadi lumbung korupsi.


Danny mengaku, tidak akan membiarkan masyarakat melarat sementara para pejabat bebas berkeliaran.


“Saya pastikan akan bongkar kasus mark up bantuan sosial di Makassar, saya tidak akan diam melihat masyarakat menderita,” kata Danny (26/1/2021) yang lalu


"DPP Gempar NKRI, sekali lagi saya katakan kepada bapak selaku walikota terpilih, beranikah anda berkomentar dimedia, ketika anda selaku Walikota Makassar sebelumnya tidak ada lagi Korupsi berjamaah nantinya, ketika danny pomanto memimpin Makassar," tantang Polo.


Lebih lanjut, Kata Polo pernyataan bapak beberapa waktu di salah satu media online adalah pernyataan pemimpin pendendam.


"Pemilihan walikota telah selesai, mari kita saling memaafkan, jangan jadi pemimpin yang pendendam. Makassar ini punya simbol siri Na Pacce," demikian kata Akbar Polo. (HRD)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama