Sejumlah Pelajar Di Kota Sorong Menanyakan Dana Otonomi Khusus Banyak Hilang Dan Tidak Dirasakan Oleh Warga Papua



RealitaKini.Com-Papua,

Sejumlah Pelajar di Kota Sorong melakukan aksi memperingati Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day), Senin (8/3/2021) di depan lampu merah Elin, Kota Beberapa Waktu Lalu.


Dalam aksi massa yang digelar Solidaritas Rakyat Papua Kota Sorong Peduli Perempuan Papua (SRPSP3), melakukan Orasi yang menuntun Dana Khusus banyak dikucurkan oleh Pemerintah Pusat tapi banyak masyarakat Papua tidak merasakan dana tersebut.


Salah satu Pelajar Asal Papua,Tia mensinyalir triliunan anggaran Otsus yang dikucurkan pemerintah pusat untuk provinsi Papua Barat dan Papua tak turut mendongkrak kualitas pendidikan di Tanah Papua. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengangguran di Kota Sorong dan Papua pada umumnya.


“Dari tahun 2001 sampai sekarang Otsus tidak bermanfaat bagi rakyat Papua, termasuk generasi muda yang gagal mengejar mimpinya melalui dunia pendidikan,” ujar Tia.


Penilaian sama dilontarkan Jenner Naa, mahasiswa asal Maybrat yang juga koordinator aksi Solidaritas Rakyat Papua Kota Sorong Peduli Perempuan Papua (SRPSP3).


Jenner bahkan menuding pemerintah tak serius memperhatikan pendidikan di Tanah Papua. Karena itu, pemerintah menurutnya stop dengan berbagai program yang terkesan hendak memprioritas anak-anak Papua.


Melihat realita pendidikan di Tanah Papua serta kehidupan generasi muda Papua saat ini, ia menyatakan pemerintah pusat dan daerah gagal menjalankan amanat Otsus sebagaimana tujuan awal dari kebijakan politis itu.(Bahrun)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama