Sosialisasi Peraturan Daerah Dan Peraturan Bupati Tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran Serta Relawan Damkar Di Tingkat Desa.



RealitaKini.Com-Luwu,

Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu (Pemda) dalam hal ini melalui Dinas DAMKAR,Kabupaten Luwu,Provinsi Sulawesi Selatan Melaksanakan, Sosialisasi pelaksanaan Peraturan Daerah Dan Peraturan Bupati Tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran,Serta Relawan Damkar.Rabu,31/3/2021


Dalam Peraturan Bupati Nomor 74 tahun 2018.tentang standar operasional  prosedur (SOP) dan Peraturan Bupati Luwu Nomor 147 Tahun 2020.tentang persyaratan Teknis Proteksi Kebakaran.maka dipandang perlu melaksanakan sosialisasi tentang kedua perda maupun perbup ditingkat kecamatan,Kelurahan dan Desa.


Pelaksanaan sosialisasi tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 30-1/4/2021.bertempat di Ruang Aula Bapeda Kabupaten Luwu.


Kegiatan sosialisasi perda dan Perbup serta Relawan Damkar dibagi 3 wilayah yang ada dikecamatan kabupaten Luwu.dihadiri Camat,Lurah dan Kepala Desa.


Dalam Sambutan hari kedua (31/1/2021) Kepala Dinas Damkar Kabupaten Luwu,Yermia Maya,SE diseluruh camat,Lurah dan kepala desa menyampaikan bahwa perlunya melaksanakan pencegahan secara dini diwilayah masing-masing tentang bahayanya Si'Jago Merah (Kebakaran).


Lanjut"Yermia menuturkan bahwa kebakaran bukan kategori Bencana Alam tapi bisa membuat malapetaka bagi warga,jika tidak ada sebuah pencegahan secara dini diwilayah masing-masing,apalagi saat ini banyak desa atau kelurahan memiliki wilayah padat penduduk.


Untuk itu"mari kita melakukan sebuah pencegahan,sebelum terjadi dan sesuai amanah undang-undang sudah jelas menjelaskan bahwa keselamatan semua masyarakat,dijamin oleh negara.Ucapnya


Kasubag Damkar Luwu,Adam,S.Hut dalam penjelasannya mengatakan dipandang perlu melaksanakan perda dan perbup agar pencegahan secara dini dapat teratasi,apalagi perlu diketahui bersama Alat Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Luwu,baru ada 9 Unit kendaraan dengan melayani  22 kecamatan yang dikabupaten Luwu.


Maka dipandang perlu untuk memulai dari itu menaati Perda maupun perbup,dimulai dari pemerintah kabupaten,Kecamatan,Kelurahan dan Desa.untuk menyediakan Alat APAR minimal 1 atau 2.sebelum kita melakukan sosialisasi ketingkat masyarakat.Tuturnya


Adam,S.Hut Juga menyampaikan bahwa terbentuknya relawan damkar ditingkat desa,telah diatur oleh perbup.hanya sementara ini,sosialisasi dan pelatihan relawan Damkar tingkat desa,belum bisa dilaksanakan dalam dekat ini dikarenakan dana dan anggaran pemerintah daerah menipis akibat dampak covid-19.semoga saja dianggaran perubahan perhal kegiatan sosialisasi dan pelatihan relawan damkar dapat dianggarkan oleh pemda Luwu (Eksekutif) maupun legislatif (DPRD.Pintanya


Sekretaris Dinas Damkar,Andi Memeng menyampaikan disela-sela akhir kegiatan sosialisasi.bahwa untuk saat ini ada 5 pos damkar ditingkat kecamatan dari 22 Kecamatan dan berharap seluruh dinas,pemerintah kecamatan,Kelurahan dan desa mengadakan APAR.


Jika bapak/ibu kades atau kelurahan untuk melasanakan pengadaan APAR sesuai dengan Standar SNI.apabila camat,Lurah dan bapak/ibu kades tidak melaksanakan perda dan perbup akan dikenakan saksi yang tertuang dalam perda maupun perbup.Tuturnya,sebelum menutup Acara Sosialisasi pecegahan dan penanggulang kebakaran,serta pembentukan Relawan Damkar.(Bahrun)



   


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama