Follow Us

header ads

Pengeboman Ikan (Ilegal Fhising) di Pesisir Poreang dan Munte terjadi Kembali


RealitaKini.Com-Luwu Utara,

Kembali lagi pengeboman ikan di pesisir Munte/Poreang dengan menggunakan perahu mesin tempel (bala-bala), sehingga dapat merugikan masyarakat pesisir khususnya Nelayan yg Masi melakukan pencarian ikan diarea pengeboman tersebut dan adapun dampak yang dilakukan dapat merusak terumbu karang yang ada disekitar yang notabenenya sangat butuh waktu lamah untuk tumbuh.


Pengobongan dilakukan sudah sejak lamah dan jarak pengeboman tidak begituh jauh dengan pantai pesisir, sehingga dapat dilihat oleh mata telanjang dari bibir pantai, sebagaiaman perkataan seorang warga yang pada saat itu menyaksikan pengeboman tersebut, yang pada saat itu sedang melakukan pembersihan rumput laut  "saya sedang bersihkan rumput laut, terus saya kaget karena ledakan yang dekat persis dibelakang saya. Pertama saya kira petasan atau orang jatu, tapi setelah banyak perahu berkerumunan saya curiga dan menayakan kepada orang yang dekat saya, baru saya tau kalau itu pa'Bom ikan" (AH)


Ucap  lgi (AH) " sepertinya ada yang lindungi itu atau memang purah-pura tidak tau, Karena itu pa'Bom nekat sekali lakukan bom ikan dipinggir pantai poreang persis didepan pantai Tanete depan villa Ibu Bupati Luwu Utara" (Kamis,22 April 2021).


Dan hal serupa pernah dilaporkan oleh ketua POKMASWAS Desa Munte (Bactiar Baso) ke CDK (Cabang Dinas Kelautan) Luwu Raya  (Via WhatsApp)  pada tgl 16 Meret 2021, hingga sekarang  pihak CDK Luwu Raya belum melakukan tindakan sehingga Oknum pengomboman ikan Masi melakukan hal tersebut sampai sekarang.


Ketua Pokmaswas Munte (Bactiar Baso) berharap untuk pengeboman ikan secepatnya dihentikan karena dapat merugikan masyarakat, sebagaiman yang dikatakan ketua POKMASWAS Munte (Baktiar Baso) . "Jadi kami itu, khususnya Ketua POKMASWAS Se-Luwu dan mewakilih atas nama nelayan, itu menjadi keluhan bahkan pa'Bom itu sudah marajalelah hingga pengeboman itu sudah puluhan tahun sampai sekarang masi beraktifitas dan juga hampir tiap hari berkatifitas.


Ucap lagi (Bactiar Baso) " kami itu sudah melebihi dari cukup laporan kami, sehingga harapan Kami bisa ditindak lanjuti bagaimana pa'Bom ini bisa dihentikan" ( 21 April 2021).(RK)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat Datang di Website www.realitakini.com, Semoga Anda Puas, Silahkan coment dan share...Tertanda Pemred: Cimrawati SI.Kom