Dinilai Kurang Responsif dan Tanggap Terhadap Laporan Masyarakat HMI Meminta Copot Kepala BPBD Luwu-Utara.


Realitakini.com-Luwu Utara,

Dinilai Kurang Responsif dan Tanggap Terhadap Laporan Masyarakat HMI Meminta Copot Kepala BPBD Luwu-Utara.



Realitakini.com-Luwu Utara,

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor bupati kabupaten luwu-utara,Kamis (20/5/2021).


Himpunan mahasiswa islam kembali menuntut pemerintah kabupaten luwu utara agar segera mencopot Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) kabupaten luwu utara karna di anggap lalai dan kurang responsif terhadap laporan warga.


Buntut dari peristiwa bencana hanyutnya salah seorang warga di desa tingkara yang juga salah satu kader HMI di mana pihak BPBD di nilai tidak merespon secara baik beberapa panggilan yang di lakukan oleh beberapa pihak keluarga dan masyarakat setempat terkait pencaraian orang yang hanyut di lokasi tersebut.


Mahasiswa dalam aksinya meminta adanya evaluasi terkait kinerja BPBD yang di nilai tidak sesuai visi dari instansi tersebut.

Ada 3 poin tuntutan mahasiswa sebagai berikut.

1.MOSI TIDAK PERCAYA BPBD LUWU UTARA

2.COPOT KEPALA BPBD SELAKU PENANGGUNG JAWAB 

3.EVALUASI KINERJA BPBD LUWU-UTARA.


Mahasiswa juga meminta agar dipertemukan bersama Bupati namun belum sempat di temui hanya di janjikan hari senin kemudian baru bisa di temui,berdasarkan hal tersebut mahasiswa menyatakan akan kembali turun aksi jika kemudian tuntutan mereka tidak di tanggapi oleh Pemerintah,kata salah satu kordinator aksi."RESKY (Rusdi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama