Follow Us

header ads

Pembangunan Irigasi Di Desa Bungadidi,Kembali Di Pertanyakan Oleh Warga.


RealitaKini.Com-Luwu,

Pembangunan irigasi yang di laksanakan di Desa bungadidi Kec. tana lili Kab.luwu-utara kembali menuai polemik baru,bagaimana tidak ! masalah kembali timbul pada saat proses pengerjaan sudah berjalan,proyek itu sendiri terlihat terpotong potong,tahapan perencanaan di nilai kurang tersistematis dengan baik,


Kurangnya sosialisi yang di lakukan pemerintah Desa ke masyarakat bahkan sebagian besar warga mengaku tidak tau kalau kemudian lahan dan pekarangannya akan di lewati jalur aliran irigasi,belum lagi di curigai adanya indikasi mark-up anggaran yang di lakukan pihak pelaksana terkait pengerjaan yang di nilai tidak sesuai dengan Bistek.29/5/2021


Sebelumnya Warga kembali di undang ke kantor Desa bungadidi pada tanggal 20 April 2021. guna melakukan sosialisasi ulang  di mana hadiri oleh Tiga Pilar yakni pihak terkait dari pemerintah daerah,sekertaris kecamatan tni/polri dan dari pihak kontraktor selaku pelaksanaan kerja,dan warga.


Di mana Warga kembali mempertanyakan Gambar proyek serta meminta ganti rugi lahan dan pekarangannya yang di lalui oleh saluran irigasi serta meminta mutu pekerjaan yang Berkualitas agar kedepannya masyrakat sepenuhnya bisa benar-benar mendapatkan azas manfaat dari pembangunan irigasi.


Terkait isi di dalam rapat ," kaso andi baso'selaku kepala desa bungadidi mengatakan bahwa tidak ada ganti rugi lahan,"jelasnyanya.


Sementara dari pihak kontraktor sendiri menjelaskan bahwa kami hanya selaku pelaksana kerja  di mana kemudian kami bekerja sesuai perintah kepala desa,adapun persoalan jalur yang akan di lalui kami serahkan pada pak desa kami kira persolan pengadaan lahan sebelum kami bekerja sudah di lakukan sosialisi.


terkait teknis kerja untuk kualitas pengerjaanya sendiri 'andri mengaku tidak ada di lapangan sewaktu mengawasi tukang pada saat bekerja terkait kwalitas yang di pertanyakan.


Epul salah satu warga menuturkan,kami sebagai masyarakat sangat bersyukur adanya pembangunan dan mendukung  pemerintah melakukan pembangunan di daerah kami dan juga berharap kepada pemerintah Desa agar sebelum tahapan pembangun harus melakukan konsultasi publik yaitu proses komunikasi yang dialogis atau musyawarah dengan pihak yang berkepentingan supaya bisa ada kesepahaman.


Jangan sampai kemudian pembangunan sudah berjalan baru  di lakukan musyawarah ulang, judul dari pekerjaan ini kan Peningkatan Fungsi Irigasi jelas sudah ada dasar galian  kalau judulnya seperti itu sementara faktanya saat ini pihak terkait sibuk menentukan jalur irigasi sekarang sehingga timbul masalah apa tidak terkesan di paksakan.


Kami juga berharap banyak agar pembangunan ini benar benar memberikan azas manfaat ke pada msayrakat,sekarang kita lihat sendiri banyak warga yang tidak setuju lahannya di lalui saluran irigasi karna cuma sebagian kecil saja yang mempunyai lahan persawahan,jelas masyarakat yang tidak mempunyai Lahan persawahan.


Sedikit menuntut hak atas tanahnya agar di ganti rugi,bukan tidak setuju di lalui jalur baru untuk aliran irigasinya,sementara itu terkait Kualitas Pekerjaanya sendiri sudah banyak Dokumentasi yang kami simpan jika,kemudian kami curiga adanya indikasi mark-up anggaran,"pungkasnya.


Sampai saat ini belum ada kata mufakat terkait hasil rapat namun proses pengerjaan proyek irigasi di desa bungadidi kecamatan tana lili kabupaten luwu utara masih tetap berjalan.(Rus)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat Datang di Website www.realitakini.com, Semoga Anda Puas, Silahkan coment dan share...Tertanda Pemred: Cimrawati SI.Kom