Dosen Unanda Mengikuti Bimbingan Teknis Narkoba

RealitaKini.Com-Kota Palopo,
BNN  Kota Palopo (28-07-2021), mengadakan Bimbingan teknis penggiat P4GN di lingkungan pendidikan bertempat di  Wae Kans Bass Palopo, adapun utusan peserta berasal dari Universitas Andi Djemma, Universitas Cokroaminoto, IAIN Palopo, SMK N 1 Palopo dan SMAN 2 Palopo masing-masing utusan peserta 6 orang per kampus/sekolah, sebanyak 30 orang terdiri dari Dosen, Guru, Mahasiswa dan Siswa.

Acara tersebut dihadiri dan dibuka oleh Bapak Dr. dr. Ishak, M.Kes (Asisten III Kota Palopo dan Ketua Satgas Covid-19), dalam sambutannya beliau menjelaskan bahaya narkoba bagi penggunanya dan mengajak peserta untuk memberikan peran aktif dalam mencegah penggunaan, penyalahgunaan Narkoba di lingkungan masing-masing.

Pada kesempatan ini Universitas Andi Djemma Palopo mengutus dosen dan mahasiswa sebagai peserta yaitu : Suparman Mannuhung, Arief Ferdian, S.AN., M.Si, Muhlis Muhallim, S.Kom.M.Cs, Nurhuda, S.Ei., M.Si, Hisma Abduh, S.Kom., M.Cs. serta Asyuni dan Jean Agnes (perwakilan mahasiswa).

Adapun materi dan pemateri pada bimbingan teknis ini adalah :  Hari pertama : Strategi Pemberdayaan Masyarakat, Dinamika Kelompok, Metode Pencegahan, Public Speaking dalam upaya P4GN, hari kedua : pengembangan karakter penggiat P4GN, Adiksi dan Konseling, ASpek Hukum P4GN, dan penyerahan sertifikat. Dan pamateri yaitu AKBP Ustim Pangairan, SE., M.Si (Kepala BNN Kota Palopo), Aipda Syamsurijal, SH (Analis Intelijen BNN Kota Palopo), Darmawati, S.Sos (Penyuluh Narkoba Ahli Pertama), Drs. Salahuddin Abadi, M.Si, Muh. Taufiqurrahman, M.Si., dr.Meirina Erni Wuleang (TIM TAT BNN Kota Palopo), Andi Werru Kambau, SH (Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kota Palopo).

Dihari pertama materi demi materi yang disampaikan sangat menarik dan peserta antusias disetiap sesi pertanyaan. Materi strategi pemberdayaan masyarakat menggambarkan pemahaman apa itu Narkoba ?Pengertian Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan)Narkotika adalah zat atau obat baik yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang.

Sementara menurut UU Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan.

Obat-obatan tersebut dapat menimbulkan kecanduan jika pemakaiannya berlebihan. Pemanfaatan dari zat-zat itu adalah sebagai obat penghilang nyeri serta memberikan ketenangan. Penyalahgunaannya bisa terkena sanksi hukum. Untuk mengetahui apa saja jenis dan bahaya narkoba bagi kesehatan, simak ulasannya berikut ini.

Jenis-jenis Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan)Kandungan yang terdapat pada narkoba tersebut memang bisa memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan jika disalahgunakan. Menurut UU tentang Narkotika, jenisnya dibagi menjadi menjadi 3 golongan berdasarkan pada risiko ketergantungan.

Narkotika Golongan 1 
.Narkotika golongan 1 seperti ganja, opium, dan tanaman koka sangat berbahaya jika dikonsumsi karena beresiko tinggi menimbulkan efek kecanduan.

Narkotika Golongan 2
Sementara narkotika golongan 2 bisa dimanfaatkan untuk pengobatan asalkan sesuai dengan resep dokter. Jenis dari golongan ini kurang lebih ada 85 jenis, beberapa diantaranya seperti Morfin, Alfaprodina, dan lain-lain. Golongan 2 juga berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan.

Narkotika Golongan 3
Dan yang terakhir, narkotika golongan 3 memiliki risiko ketergantungan yang cukup ringan dan banyak dimanfaatkan untuk pengobatan serta terapi.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa jenis narkoba yang bisa didapatkan secara alami namun ada juga yang dibuat melalui proses kimia. Jika berdasarkan pada bahan pembuatnya, jenis-jenis narkotika tersebut di antaranya adalah:

A.Narkotika Jenis Sintetis
Jenis yang satu ini didapatkan dari proses pengolahan yang rumit. Golongan ini sering dimanfaatkan untuk keperluan pengobatan dan juga penelitian. Contoh dari narkotika yang bersifat sintetis seperti Amfetamin, Metadon, Deksamfetamin, dan sebagainya.

B.Narkotika Jenis Semi Sintetis
Pengolahan menggunakan bahan utama berupa narkotika alami yang kemudian diisolasi dengan cara diekstraksi atau memakai proses lainnya. Contohnya adalah Morfin, Heroin, Kodein, dan lain-lain.

C.Narkotika Jenis Alami
Ganja dan Koka menjadi contoh dari Narkotika yang bersifat alami dan langsung bisa digunakan melalui proses sederhana. Karena kandungannya yang masih kuat, zat tersebut tidak diperbolehkan untuk dijadikan obat. Bahaya narkoba ini sangat tinggi dan bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan jika disalahgunakan. Salah satu akibat fatalnya adalah kematian.

Bahaya dan Dampak Narkoba pada Hidup dan Kesehatan Peredaran dan dampak narkoba saat ini sudah sangat meresahkan. Mudahnya mendapat bahan berbahaya tersebut membuat penggunanya semakin meningkat. Tak kenal jenis kelamin dan usia, semua orang berisiko mengalami kecanduan jika sudah mencicipi zat berbahaya ini.

Meski ada beberapa jenis yang diperbolehkan dipakai untuk keperluan pengobatan, namun tetap saja harus mendapatkan pengawasan ketat dari dokter. Ada banyak bahaya narkoba bagi hidup dan kesehatan, di antaranya adalah:

1.Dehidrasi
Penyalahgunaan zat tersebut bisa menyebabkan keseimbangan elektrolit berkurang. Akibatnya badan kekurangan cairan. 

Jika efek ini terus terjadi, tubuh akan kejang-kejang, muncul halusinasi, perilaku lebih agresif, dan rasa sesak pada bagian dada. Jangka panjang dari dampak dehidrasi ini dapat menyebabkan kerusakan pada otak.

2.Halusinasi
Halusinasi menjadi salah satu efek yang sering dialami oleh pengguna narkoba seperti ganja. Tidak hanya itu saja, dalam dosis berlebih juga bisa menyebabkan muntah, mual, rasa takut yang berlebih, serta gangguan kecemasan. Apabila pemakaian berlangsung lama, bisa mengakibatkan dampak yang lebih buruk seperti gangguan mental, depresi, serta kecemasan terus-menerus.
Menurunnya Tingkat Kesadaran
Pemakai yang menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang berlebih, efeknya justru membuat tubuh terlalu rileks sehingga kesadaran berkurang drastis. Beberapa kasus si pemakai tidur terus dan tidak bangun-bangun. 

Hilangnya kesadaran tersebut membuat koordinasi tubuh terganggu, sering bingung, dan terjadi perubahan perilaku. Dampak narkoba yang cukup berisiko tinggi adalah hilangnya ingatan sehingga sulit mengenali lingkungan sekitar.

Kematian dampak narkoba yang paling buruk terjadi jika si pemakai menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang tinggi atau yang dikenal dengan overdosis.

Pemakaian sabu-sabu, opium, dan kokain bisa menyebabkan tubuh kejang-kejang dan jika dibiarkan dapat menimbulkan kematian. Inilah akibat fatal yang harus dihadapi jika sampai kecanduan narkotika, nyawa menjadi taruhannya.

3.Gangguan Kualitas Hidup
Bahaya narkoba bukan hanya berdampak buruk bagi kondisi tubuh, penggunaan obat-obatan tersebut juga bisa mempengaruhi kualitas hidup misalnya susah berkonsentrasi saat bekerja, mengalami masalah keuangan, hingga harus berurusan dengan pihak kepolisian jika terbukti melanggar hukum.

Pemakaian zat-zat narkotika hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis sesuai dengan pengawasan dokter dan juga untuk keperluan penelitian.

Selebihnya, obat-obatan tersebut tidak memberikan dampak positif bagi tubuh. Yang ada, kualitas hidup menjadi terganggu, relasi dengan keluarga kacau, kesehatan menurun, dan yang paling buruk adalah menyebabkan kematian. Karena itu, jangan coba-coba memakai barang berbahaya tersebut karena resikonya sangat tinggi bagi hidup dan kesehatan.

Materi tentang metode pencegahan : Tips Cara Mencegah Penggunaan Narkoba : Jangan pernah untuk mencoba-coba menggunakan narkotika, kecuali atas dasar pertimbangan medis atau dokter, Mengetahui akan berbagai macam dampak buruk narkoba dan Memilih pergaulan yang baik dan jauhi pergaulan yang bisa mengantarkan kita pada penyalahgunaan narkotika.

Materi dinamika kelompok sangat menarik karena pemateri memberikan Ice Brike (pemainan) yang bersifat edukatif, mulai permainan saling mengenal lewat kata-kata, mengikuti arahan maju mundur dan kiri kanan, dan menjelaskan karekter antar peserta alhamdulillah beberapa peserta mendapat hadiah dari panitia.

Materi terakhir di hari pertama adala public speaking, yang membuat peserta memiliki kompetensi berbicara dan mengarahkan masyarakat lewat kata-kata bahwa narkoba itu adalah barang yang berbahaya bagi setiap orang juga mengakibatkan gila dan mati. Alhamdulillah, kita lanjutlan pada acara hari kedua. Semoga senantiasa dalam keadaan sehat wal-afiat, aamiin.(Suparman Mannuhung)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama