Kadis PUPR Luwu Tinjau Jalan Poros Di Kamanre


RealitaKini.Com-Luwu,

Jalan trans Sulawesi yang berada di desa Salu Paremang, Kec. Kamanre membuat geger warga pagi tadi. Soalnya, kondisi sisi jalan sepanjang 400 meter yang berada dekat warung penjual jagung itu tiba-tiba saja mengalami kerusakan parah. 


Menurut informasi warga, keretakan permukaan aspal sudah mulai terlihat sejak dua hari lalu. Namun kondisinya masih retakan kecil. Lambat laun kondisinya semakin parah hingga membentuk lubang besar.


Sisi jalan sebagian sudah mengalami penurunan hingga sedalam satu meter. Bahkan proteksi dari beton pancang yang di pasang sebagai penahan longsoran juga terlihat mengalami keretakan.


Pelaksana tugas Kepala Dinas PUPR Kab. Luwu, Ir. Ikhsan Asaad, ST, MT (Daffa Ikhsan)yang mendapat laporan terkait kondisi jalan tersebut langsung turun ke lokasi, Selasa (13/07/2021).


Bersama anggota DPRD Luwu, Wahyu Napeng dan Zet Ida Parante, Camat Kamanre dan Kepala Desa Salu Paremang serta Kasat Lantas Polres Luwu, Kadis PUPR menyaksikan kondisi kerusakan jalan yang retak dan longsor.


Terlihat pula beberapa orang dari petugas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan perwakilan Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) untuk melakukan identifikasi kerusakan yang ada.


Dalam keterangannya, Kepala Dinas PUPR Luwu, Ir. Ikhsan Asaad, ST, MT mengungkapkan jika kerusakan jalan nasional ini merupakan kewenangan pihak Balai Besar dalam penanganannya.


Meski demikian, Dinas PUPR tetap berkordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Balai Besar untuk melakukan langka-langkah taktis dan strategis dalam penanganan secara cepat.


Karena itu, sebagai langkah antisipasi untuk meminimalisir terjadinya kerusakan yang lebih besar, Kadis Ikhsan telah mengerahkan armada dan peralatan Dinas PUPR untuk melakukan penimbunan pada bagian jalan yang mengalami penurunan.


Sementara, PPK Pemeliharaan Jalan Nasional Provinsi Sulawesi Selatan, Arnes yang ikut melakukan identifikasi kondisi jalan, menjelaskan jika kondisi kerusakan terparah jalanan ini berada pada KM 333 + 750 sepanjang 150 meter.


Karena itu dihadapan kadis PUPR, anggota DPRD dan sejumlah yang hadir di lokasi, dirinya berjanji akan mengusulkan anggaran untuk proteksi jalan dengan menggunakan pancang beton sepanjang bibir sungai yang rawan longsor tersebut. 


Pihaknya juga untuk sementara akan mengupayakan penanganan jangka pendek berupa pemasangan bronjong  sembari menunggu proses perencanaan untuk pekerjaan proteksi.(Mus95)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama