Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang"Meminta Maaf Atas Tindakan Dua Oknum AU Dan Berjanji Akan Menindak Tegas keduanya

RealitaKini.co.id-Papua,
Aksi dua oknum TNI AU yang menginjak kepala warga di Muli, Merauke, Papua, viral di media sosial.dalam video tersebut beredar selama 1:20 menit ditengah masyarakat Indonesia.Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menuturkan bahwa pihaknya akan menindak tegas dua oknum tersebut.

Indan membeberkan insiden tersebut bermula saat kedua anggota tersebut hendak membeli makan di rumah makan padang pada Senin (26/7/2021).Di dekat rumah makan padang di Jalan Raya Mandala, mereka mendapati adanya keributan antara seorang warga dengan penjual bubur ayam.

Kedua anggota berinisiatif melerai keributan dan membawa warga tersebut ke luar warung,” ungkap nya, Selasa (27/7/2021).Kemudian, Indan menjelaskan keributan terjadi karena warga yang diduga sedang mabuk itu melakukan pemerasan.

Indan menyebut warga tersebut memeras penjual bubur ayam serta pemilik rumah makan padang dan sejumlah pelanggannya.Meskipun demikian, Indan menyesalkan tindakan berlebihan dari kedua oknum anggota saat melakukan pengamanan.

Sedangkan Kepala Staf Presien (KSP) Moeldoko turut angkat bicara terkait aksi arogansi dua oknum TNI AU di Papua.

Moeldoko menuturkan sesuai arahan bapak Presiden RI,Joko Widodo, Bahwa aparat penegak hukum harus mempunyai perspektif HAM, menekan pendekatan humanis serta dialogis, terumana terhadap penyandang disabilitas.

Hal tersebut tertuang dalam UU No.39 Tahun 1999 tentang HAM dan UU No.8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.Selain itu juga PP No.39 Tahun 2020 tentang Akomodasi Yang Layak bagi Penyandang Disabilitas Dalam Proses Peradilan.

Lebih lanjut, Indan mengatakan kasus tersebut dalam penanganan Satuan Polisi Militer Lanud Johannes Abraham Dimara (Dma) Merauke.Saat ini, lanjut Indan, kedua oknum anggota TNI AU itu juga sudah menjalani penahanan untuk proses hukum selanjutnya.(*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama