HMD (Anak Desa)"Pukul Meja,Di Rapat Pembahasan APBD-P Sulsel

 Anak Desa (HMD) Pukul Meja,Lantaran tata kelola Keuangan Sulsel Memburuk Dalam 10 Tahun Terakhir.

RealitaKini.Com-SulSel,

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan,dalam hal ini,Komisi D,bidang anggaran melaksanakan Rapat pembahasan anggaran perubahan sejak tanggal 13-15 september 2021.berjalan alot dan menimbulkan pertanyaan tentang pengelolaan keuangan tidak jelas selama ini.  

Salah satu anggota DPRD Provinsi Sulsel dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN),Dr.H.Husmaruddin,S.E.,M.M,.beraksi keras dan mempertanyakan beberapa point di dalam rapat pembahasan anggaran perubahan.Rabu,15/9/2021

Dr.H.Husmaruddin,S.E.,M.M,. yang biasa disapa HMD menuturkan tentang masalah beban APBD Tahun 2020 dan tahun 2021.akan menjadi beban APBD tahun 2022.tidak tanggung-tanggung dana tersebut mencapai 100 milyar dan menjadi sebuah pertanyaan besar bagi pribadi saya dan anggota komisi D.Ucapnya". 

Lanjut"HMD mencermati  banyak data yang tidak valid dan tidak transparan selama ini,semestinya dana APBD tahun 2021,telah lagi dibebankan ke APBD tahun 2022.  

Apalagi pengelolaan dana PEN diduga juga bermasalah,karna dugaan dan PEN,kami menemukan data akan membebani dana APBD 2022.yang kita ketahui bahwa dana PEN mencapai 1.637 Trilyun yang bertujuan membantu pemprov dan rakyat sulsel tapi sampai saat ini pihak terkait belum ada transparansi  dari TAPD dan OPD,terutama instansi PUTR.  

Dalam rapat pembahasan anggaran perubahan tahun ini,HMD (Putra Wija To Luwu) berulang kali memukul meja dan bersuara lantang kepimpinan sidang,agar program untuk rakyat di daerah baik kabupaten dan kota wilayah provinsi sulawesi selatan.tidak terjadi pemotongan anggaran dan apalagi menghilangkan program rakyat yang sudah diprioritaskan dari tahun lalu.Ucapnya".  

Disela sela Pembahasan APBD-P, HMD Sebagai anggota PANSUS RTRW SulSel mengikuti Finalisasi perda RTRW yg dibahas selama Satu Tahun karena perda ini mengatur tata ruang 30 Tahun kedepan dan dijadikan Dasar Oleh Kab/Kota di SulSel utk menyusun RTRW Nya masing-masing.

Alhamdulillah kami mengawal dan menggembirakan Ada Pasal Khusus Memberi ruang kawasan terpadu LUWU RAYA, Bisa memuat Pendidikan,Industri ,Perikanan, Kawasan Pertumbuhan Ekonomi baru, Pesisir, Agrowisata pegunungan dll.       

Sekedar diketahui HMD adalah Anggota DPRD Provinsi SulSel dari Dapil XI (Luwu,Kota Palopo,Luwu Utara dan Luwu Timur),beliau telah menjadi utusan masyarakat Wija To Luwu sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulsel,sejak tahun 2014 Sampai saat ini (Dua Periode).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama