Miris Di Segel Pemilik Lahan Siswa Terpaksa Numpang Belajar di Rumah Warga


RealitaKini.Co.id-Luwu,

Kejadian memilukan kembali dialami pegiat pendidikan di Indonesia. Tenaga pendidik serta siswa sekolah di SD Negeri 237 Bungadidi, Desa Bungadidi, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan harus mengalami tindakan pahit lantaran Gedung sekolah mereka harus disegel.Kamis 23/9(Kemarin)

Hal tersebut jelas memilukan lantaran anak-anak di sana harus kehilangan hak mereka untuk menerima ilmu dari dalam ruangan kelas yang sebelumnya pernah mereka rasakan setelah di terapkannya sekolah tatap muka terbatas oleh pihak pemerintah daerah (PTM).

Pembelajaran tatap muka terbatas (PTM) di di kabupaten Luwu utara menjadi kabar gembira untuk para siswa-siswi, tapi tidak bagi siswa SD Negri 237 Bungadidi, pasalnya mereka terpaksa ujian semester di rumah-rumah warga.

Singga, (Pemilik lahan) menyegel sekolah dasar itu lantaran menuntut uang ganti rugi atas lahanya sebesar 50 juta setelah beberapa kali di lakukan negosisasi

Singga,menegaskan tidak akan membuka dan terus menutup sekolah dasar itu sampai nilai uang ganti rugi yang di sepakati di penuhi "tandasnya,

Sementara itu keterangan dari pihak SD Negri 237, muslimin (KEPALA SEKOLAH) sebagai penaggung jawab penuh di sekolah tersebut,saat di konfirmasi dalam keterangannya bahwa dia tidak punya kapasitas ke sana, kalau persoalan ganti rugi lahan tegasnya' tugas kami hanya selaku pendidik silahkan konfirmasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait,"terangnya.

pemerintah desa bungadidi kaso andi baso selaku kepala desa terkait persoalan ini rencana kita akan lakukan kembali musyawarah untuk mendapatkan solusi agar siswa dapat kembali belajar.

Sebelum berita ini di rilis belum ad tanggapan resmi dari dinas terkait.Rusdianto

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama