Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu"Acuh Tak Acuh Dengan Pasar Tradisional Kecamatan Ponrang Selatan Yang Berada Di Desa Bakti


RealitaKini.Co.id-Luwu,

Salah satu pasar tradisonal dikabupaten Luwu, provinsi Sulawesi Selatan.sampai saat ini belum ditangani serius oleh pemerintah Kabupaten Luwu,dalam hal ini dinas perdagangan kabupaten Luwu.

Bangunan pasar tersebut berada di desa bakti,Kecamatan Ponrang Selatan.setiap bulannya ditangani langsung oleh masyarakat dan pemerintah desa bakti.

Hasil pantauan awak media online RealitaKini.com,hari sabtu,2/10/2021.diarea lokasi pasar Kecamatan Ponrang Selatan,terlihat kegiatan kerja bakti yang dilakukan aparat pemerintah desa, PPL-KKN IAIN Kota Palopo dan sejumlah masyarakat desa bakti.melaksanakan pembabatan rumput tumbuh subur diarea lokasi pasar.

Saat kami temui dilokasi pasar,Kepala Desa Bakti mengatakan bahwa saya sebagai pemerintah desa,sangat menyayangkan pihak terkait dalam hal ini dinas perdagangan kabupaten Luwu.telah berulang kali saya menyampaikan bahwa tolong diperhatikan pasar tradisional Kecamatan desa bakti,karna lokasi pasar tersebut ada di wilayah kami,jika tidak perhatikan masalah rumputnya dan pelayanan kepada pelaku pasar baik pengunjung pasar dan penjual pasar.

Menjadi sebuah perbincangan disekitar masyarakat kecamatan Ponrang Selatan,bahwa kami selaku pemerintah desa bakti dan masyarakat desa bakti,tak memperhatikan kondisi pasar tradisional tersebut.

Padahal pasar tradisional yang berada di desa bakti,bukan milik desa bakti tapi asset pemerintah kabupaten Luwu yang harus dijaga dan pelihara bersama.Ujar"Rifaid.A.Ahmad

Salah satu tokoh masyarakat kecamatan ponrang selatan,Asri mengatakan bahwa pasar Kecamatan Ponrang Selatan yang berada di desa bakti,telah menghabiskan dana anggaran milyaran tapi sangat disayangkan oleh pemerintah kabupaten Luwu dalam hal ini dinas perdagangan,terlihat tidak serius menangani dan merawat pasar Kecamatan Ponrang Selatan.Ucap"nya

Sekedar diketahui pasar Kecamatan Ponrang Selatan yang berada di desa bakti,telah diresmikan pada tahun 2010 dan sampai saat ini,pasar tersebut tak terawat baik tanpa perhatian pemerintah kabupaten Luwu. (Bahrun)









Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama